Tutorial Animasi 3D Max Dengan Rayfire Voronoi dan PhysX


Assalamu'alaikum Wr. Wb

Untukmu sahabat pecinta animasi 3D, dengan segala kerendahan hati, izinkan saya untuk share tentang tutorial membuat animasi dengan Rayfire Voronoi dan PhysX.





















Apakah itu Rayfire Voronoi?

Tentu sebagian sahabat sudah pernah mendengarnya bahkan sangat familiar menggunakannya. Nah bagi sahabat-sahabatku yang belum mengetahui tentang Rayfire Voronoi akan saya jelaskan secara singkat saja yaa...

Rayfire adalah salah satu  plug in yang ada di 3D Max. Selain Voronoi, rayfire memiliki plug in lainnya seperti Rayfire Asperity, Cluster, Cracks, Fragmenter dan Voxels. Hanya saja kali ini saya akan memulainya dengan memperkenalkan Rayfire Voronoi yang akan diintegrasikan dengan plug in lainnya yaitu PhysX.

Ok, here we go...


1. Buka dan jalankan Software 3D Max. Untuk plug in yang akan kita bahas ini sebaiknya      
    menggunakan 3d Max minimum versi 2012.

2. Buatlah sebuah object teks

















3, Beri modifier "Extrude" pada teks tersebut

















4. Posisikan teks tepat diatas "Ground" dengan cara merubah angka seluruh axis (X,Y,Z) pada absolute: world menjadi 0 (nol)


















5. Buatlah sebuah object sphere dengan posisi center pada object teks




















6. Pada object teks, berikan modifier "Rayfire Voronoi" yang ada di Modifeier List

















7. Pada rollout Parameter, klik perintah "fragment" sehingga teks secara otomatis menjadi terbagi 
seperti berkeping-keping tetapi masih dalam satu object.

















8. Selanjutnya, kepingan yang telah terbagi itu akan kita buat benar-benar terpecah dan terpisah-pisah sehingga menjadi kepingan pecahan teks, dengan meng-klik perintah "Explode to Object" yang posisinya paling bawah dari rollout Fragments

















9. Pilih seluruh pecahan object teks.

















10. Jadikan seluruh pecahan object teks sebagai "Dynamic Rigid Body"

















11. Buka World Parameter untuk mengatur Dynamic Rigid Body yang telah berikan pada kepingan 
object teks, kemudian checklist pada Start in Sleep Mode

















12. Pada langkah ini kita membuat object sphere sebagai  Dynamic Rigid Body juga tetapi tidak perlu melakukan setting apapun seperti halnya object pecahan teks

















13. Sebelum melakukan perubahan lainnya coba dulu anda lihat bagaimana hasil dari Dynamic Rigid Body yang telah anda set up tadi dengan meng-klik "Start Simulation"

















14. Selanjutnya kita memberikan material warna pada object pecahan teks maupun object sphere dengan membuka Material Editor atau klik "M" pada keyboard, lalu berilah warna sesuai keinginan anda.








 









15. Jika anda telah selesai memberi material warna pada object-object tersebut, coba lagi menjalankan animasinya...dan render...video anda siap ditampilkan...

















Semoga bermanfaat, nantikan tutorial-tutorial menarik berikutnya....Indahnya Berbagi...



Dalam membuat gerakan untuk melakukan animasi, anda perlu mengetahui gerakan dasar (basic motion) pada software Adobe After Effect, diantaranya adalah position, scale dan rotation.

Untuk mengatur gerakan pada objek, anda membutuhkan keyframe, yaitu tanda atau batas gerakan yang diletakkan pada waktu tertentu sesuai dengan keinginan anda.

Untuk lebih jelasnya, ikuti penjabarannya!


1. Import file yang akan divisualisasikan, dengan cara klik: File>Import>File atau dengan perintah shortcut Ctrl+I






  











2. Import file yang tersimpan dalam storage anda


gbr 2 : import file dalam storage















3. File yang telah anda import telah berada pada jendela project


gbr 3 : file pada jendela project















4. Letakkan file yang telah anda import pada jendela timeline dengan cara click and drag file tersebut


gbr 4 : meletakkan file pada jendela timeline




















5. Buka rollout transform pada file yang ada di jendela timeline untuk melihat position, scale, rotation dll.


gbr 5 : membuka rollout transform

















6. Memberi keyframe awal pada frame 0 dan memindahkan objek pada monitor sebagai awal gerakan. 


gbr 6 : memberi keyframe pada frame 0















7. Buat keyframe pada frame berikutnya sebagai akhir gerakan sekaligus dengan memindahkan objek pada monitor ke posisi tertentu. klik preview untuk melihat hasilnya.


gbr 7 : membuat keyframe akhir















8. Lakukan hal yang sama untuk membuat gerakan awal dengan perintah scale.


gbr 8 : membuat gerakan dengan perintah scale


















9. Membuat keyframe pada posisi antara keyframe awal dan akhir dengan memberi nilai 100% pada scale untuk mempertajam gerakan.


gbr 9 : membuat keyframe tengah















10. Mengakhiri gerakan dengan membuat keyframe akhir pada scale sejajar dengan keyframe akhir pada position. Klik preview untuk melihat hasilnya.


gbr 10 : gerakan akhir pada scale


















11. Lakukan hal yang sama, untuk perintah rotation dengan nilai sesuai dengan keinginan anda.


Selamat berlatih...
Copyright © 2013 BINGKAI METIK